Halaman

Setiap kejadian punya kisah lain di belakangnya. Ibarat panggung pertunjukan, situasi di depan dan belakang sama riuhnya. Situasi di depan, orang banyak yang tahu. Lalu bagaimana kisah di bagian belakangnya?

Di tempat inilah cerita (di belakang panggung) bergulir.......

Jumat, 20 Juni 2014

Jokowi & Prabowo Tertangkap Kamera Makan Nasi Jamblang Bareng

Ada pemandangan heboh di Cirebon. Dua calon presiden RI yang di TV/internet berseteru memperebutkan kursi RI-1 kepergok makan nasi jamblang bersama. Mereka kelihatan mesra mengobrol tentang  jagoan mereka di Piala Dunia atau lauk jamblang mana yang mereka suka. Tidak kelihatan suasana permusuhan  seperti para pendukungnya di media massa. Mungkin karena suasana warung nasi jamblang Ibu Nur di belakang Lapas Kesambi ini sedang sepi kali ya.


Saya kebetulan ada di sana. Awalnya saya tidak percaya mereka memang calon presiden kita. Kan bisa sja Jokowi dan Prabowo KW 2 yang sedang cari sensasi. Tapi  Fadli Zon dan Muhaimin juga ada di situ. Masak iya makhluk KW bisa malsuin 4 orang sekaligus, tho?

Penasaran, saya hampiri mereka. Saya kira bakal diusir, ternyata malah disambut. Saya sapa kok tumben tampil berdua, mereka malah senyum-senyum saja.Terus saya tanya ada gerangan apakah datang ke Cirebon bareng-bareng tanpa terendus wartawan. Awalnya mereka tidak jawab, tapi untung saya bilang saya bukan wartawan, akhirnya mereka cerita juga.

Ternyata mereka baru sowan ke Kyai Fuad Hasyim, pimpinan Pondok Pesantren Buntet di Kanoman. Mereka baru minta wejangan tentang pilpres. Tapi saya tidak begitu saja percaya, mengingat Kyai Fuad terkenal pintar meramal masa depan. Mereka pasti kebelet pengen tahu nasib mereka setelah Pemilu. Tapi lagi-lagi mereka cuma senyum.

Pada saat itu saya baru sadar Kyai Fuad juga ada di sana.  Kesempatan bagus nih, saya konfirmasi langsung saja  apakah dua capres itu datang buat  tanya masa  depan mereka, alias cari tahu siapa yang menang.



"Anak ini pendukung siapa? Satu atau dua?" tanya Pak Kyai.
"Saya swing voter, Pak Kyai. Belum mutusin milih siapa."
Kyai manggut-manggut.
"Sebaiknya sampeyan jangan memilih sajalah."
Bukan cuma saya yang kaget. Tim sukses kedua pihak ternyata juga kaget.
"Memangnya kenapa, Pak Kyai?"
"Selain meramal, saya juga bisa baca hati orang tho? Saya lihat mereka punya hidden agenda. Yang satu punya hubungan dengan Levenija (negara bekas Uni Soviet--red). Sudah jelas-jelas Levenija punya misi pemurtadan masal. Yang satu lagi pengin menghabisi siapa saja yang menyinggung hatinya. Caranya aku nggak tahu lah, tapi dia pasti punya kemampuan bikin 'kecelakaan wajar'."
"Tafsiran Pak Kyai salah, barangkali?" ujar saya harap-harap cemas.
"Tanya saja pada mereka langsung."
Kepala saya langsung memutar menghadap keduanya. Saya tidak mendapatkan jawaban lisan mereka. Tapi saya mendapatkan senyuman bangga mereka pada apa yang disebutkan oleh Pak Kyai.
Astaghfirullah.....


Sekarang, saya mau tanya pada pembaca. Tolong dijawab ya, sambil menulis jawabannya di notes masing-masing biar ingat.
1. Apakah saat membaca kamu sadar tidak ada foto Jokowi dan Prabowo sedang makan nasi jamblang bersama?
2. Apakah kamu mengkroscek* warung jamblang Ibu Nur betulan ada di belakang Lapas Kesambi?
3. Apakah kamu mengkroscek* Pondok Buntet Pesantren beneran ada di Kanoman, dan sekarang sedang dipimpin oleh Kyai Fuad Hasyim?
4. Apakah kamu mengecek* bahwa Kyai Fuad memang punya keistimewaan meramal masa depan dan membaca pikiran? Bahkan, apakah kamu mengkroscek* (alm.) Kyai Fuad masih hidup atau sudah pupus?
5. Apakah kamu memastikan* bahwa di situs lain juga memuat berita ini sebagai penguatmu bahwa Jokowi, Prabowo, Fadli Zon, dan Muhaimin memang sedang berkumpul bersama?
6. Apakah kamu memastikan* ada negara pecahan Uni Soviet bernama Levenija?
7. Apakah kamu memerhatikan tulisan ini tidak punya titi mangsa valid yang menunjukkan  kapan kisah ini terjadi?
dan paling penting....
8. Apakah kamu pecaya isi keseluruhan berita ini sebelum kamu baca 8 pertanyaan ini?

(*) lewat internet/jaringan teman

Saya tekankan di sini, kisah di atas 100% REKAYASA saya sendiri. Kenapa saya berbuat ini? Untuk menguji etiket kita semua berinternet. 

Jawaban yang benar untuk nomor 1-7 adalah YA, untuk no 8 adalah TIDAK.
Kalau jawaban kamu benar semua, saya ucapkan selamat. Berarti kamu tipe yang tidak mudah percaya berita yang kamu baca. Kamu bahkan berusaha mengeceknya ke berbagai macam sumber.
Kalau jawabanmu sebagian benar, kamu masih ada keinginan mengecek kebenarannya, tapi kamu malas mengecek keseluruhannya.
Kalau jawabanmu salah semua..... Mohon maaf, Kawan, sampeyan ternyata mudah sekali percaya berita apa pun yang sampeyan baca. Bisa bahaya kalau sampeyan juga tergolong orang yang mudah nge-share berita yang menurut kalian hebat. Salah-salah, sampeyan dimanfaatkan orang untuk menyebar fitnah.

Ada dua berita yang cenderung dilahap bulat-bulat oleh orang.
1. Yang berkaitan dengan kekagumannya.
2. Yang berkaitan dengan naluri bertahan hidupnya.

1. Berita apa pun tentang idola kita sudah pasti kita terima bulat-bulat. Berita bagusnya sudah pasti, berita jeleknya tidak. Sekalipun berita jelek itu berisi kebenaran, kita akan menolaknya mentah-mentah--tapi tidak mengkrosceknya.
2. Berita tentang naluri bertahan hidup itu tentang apa ya? Itu berita tentang sesuatu yang merongrong rasa nyamanmu. Misal, kamu dengar berita di kompleks rumahmu terjadi banjir bandang. Kamu langsung percaya, kamu panik, pengen cepat pulang ke rumah, padahal kamu sudah tahu di kompleksmu tidak ada sungai.
Contoh kedua, berita tentang anakmu kecelakaan. kamu langsung panik, dan mau transfer berapa duit pun pada penelepon gelap yang pura-pura dokter yang minta biaya operasi darurat--padahal anakmu asyik-asyik aja belajar di sekolahnya.
Contoh ketiga, berita tentang anti-Islam atau anti-anti agama lainnya yang bisa merongrong keimananmu. Dengan alasan membela agama, kamu bisa gelap mata oleh berita bohong dari orang-orang yang kamu kira menjaga akhlaknya seperti dirimu.
Contoh keempat, berita tentang orang yang mungkin akan merongrong kebebasanmu. Kebebasan untuk berpikir, berfacebook ria, ber-blog ria, yang mungkin akan membawamu penjara, bahkan pada tiang gantungan, padahal belum tentu itu terjadi.

Naluri, bukan datang dari logika. Tapi sekalinya memengaruhi logika, pengaruhnya nggak ilang-ilang. Yah.... namanya juga manusia.......

204 komentar:

  1. Balasan
    1. #kutipan. Saya swing voter.. Jadi saya swing kiri swing kanan berita nya.. Biar gak suwing

      Hapus
    2. Dari mulai gambar, judul, dan cara penuturan cerita, udah ketahuan banget bohongnya..............foto itu ga mungkin foto pasca pileg, judulnya ga masuk akal sungguh terlihat dibuat2, penuturan cerita terlalu simple dan posibility nya sangat kecil bahkan keliatan bohong, nahhh........dari sisi penulisan aja ga bisa dipercaya, buat apa diteliti lebih jauhh..........seandainya ada yg bikin cerita yg bener2 meyakinkan dan ga bertentangan dgn nalar, kemudian menarik perhatian baru akan saya cek sampai mana kebenarannya..........jadi, ada saringan awal sebelum kita mempercayai suatu cerita, yaitu pemahaman kita pada konteks, sehingga tidak semua hal 1-7 itu harus kita cek..........its too far

      Hapus
    3. @surya sumirat : you're wellcome. @sarianeta : ini bukan Ujian Nasional. saya nggak punya kepentingan bikin tulisan yang susah dibedakan bohong atau tidaknya. justru saya bikin yang sesimpel-simpelnya, agar tidak banyak yang tertipu dan tersindir, sekedar untuk memberi semangat pembaca bahwa membedakan berita bohong dengan bener itu mudah asal mau sedikit memerhatikan keseluruhan cerita. lha kalau sampeyan bisa membaca kebohongan ini dari awal justru bagus, kan?

      Hapus
    4. begitu juga berita tentang keberhasilan Jokowi, harus dicek dan ricek atau berita tentang kisah kisahnya pak prabowo juga harus di ricek, susah juga ya kalo gitu

      Hapus
  2. Belajar membaca dan berfikir kritis dan holistik.

    BalasHapus
  3. Maturnuwun pencerahane gan..!!!

    BalasHapus
  4. Mantabz.... gan

    BalasHapus
  5. Tulisannya ngena.. Good

    BalasHapus
  6. cape dech,,,,mendingan fokus sama piala dunia hahahaa,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini juga sambil nonton piala dunia, Gan he he

      Hapus
  7. ijin share gan. . .

    BalasHapus
  8. yang langsung ngeshare tulisan ini 'begitu saja' di socmed belum tentu baca ini sampe habis.. :D

    BalasHapus
  9. Hahaha....dari judul saja saya sudah 'menjeb', mas! Sampai akhr tulisan sy telaten baca krn ongen tahu sveapa hebih boongnya ini berita. Di atas it semua, samoeyan canggh ngetes orang! Topppp....asik jd oranf samoeyan, mas!

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih, Mas, atas kunjungannya :)

      Hapus
  10. kebetulan saya paham daerah yg ditulis, dan saya agak aneh pas membaca lokasi pondok pesantren, dan juga nama Kyai yg disebut..
    sippp, semoga semua membaca ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti kita sesama warga Buntet atau alumni warga Buntet, Gan. Warga Buntet pasti paham daerah ini ;)

      Hapus
  11. Setahu saya muhaimin tidak ikut kampanye beliau memilih tugas mentri...

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu kenapa cerita di tulisan ini 100% rekayasa :)

      Hapus
  12. Tulisan yang menggugah. Mantap sekali.

    BalasHapus
  13. luar minyaksa gan, ijin share.. :D

    BalasHapus
  14. Balasan
    1. Punya akal tak terpakai..jual aja di tokomaknyus.com

      Hapus
    2. hihihih salah satu yang ga baca sampai tamat ini :P

      Hapus
  15. Saya salah semua :)
    Dan saya juga tidak terlalu menghiraukan apakah cerita tersebut benar atau salah, dan yang paling penting adalah saya tidak berminat untuk share.
    Saya hanya baca normal saja, tanpa membuat pikiran sibuk untuk mencari tahu kebenarannya.
    Saya menikmati ceritanya, walaupun di awal saya sangat bahagia bahwa mereka bisa bertemu dalam suasana santai. Dan saya juga tidak kecewa karena cerita itu rekayasa.

    Kisahnya bagus, itu saja, walaupun kisah rekayasa, tetap memberi saya manfaat.

    smile,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah dasar goblog

      Hapus
    2. Goblog terbuat dari elemen non goblog mas :)

      Hapus
    3. ini gara-gara namanya anonim kaya ngobrol sama diri sendiri ya hahaha

      Hapus
    4. Defensif banget mas. Seakan2 takut sekali disalahkan :)

      Hapus
  16. saya hanya berharap cerita ini benar adanya, ternyata tidak... dan ini benar2 menyebalkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga berharap mereka akur, Mas he he

      Hapus
  17. Mantap.... Pendukungnya aja yg suka nyebarin kampanye hitam

    BalasHapus
  18. Betul-betul harus bijak memilah dan memilih: dunia sekarang ini bagai kertas yang dilipat, ujung yang berlainan bisa semata-mata "sama" karena berdekatan.

    BalasHapus
  19. Good.. Tapi sya masih kurang mengerti

    BalasHapus
  20. ini jelas sebuah kebohongan.... lol

    tetap saja.. ada orang yang mau belajar dan tidak sedikit.. yang masabodo dan terus bodo... mungkin aku
    #cukup mencerahkan

    BalasHapus
  21. Nice post
    Ijin share gan

    BalasHapus
  22. nice post
    jgn lupa kunjungi blogku ya ^^
    http://badsob.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. oks, Gan. Aku pasti berkunjung :)

      Hapus
  23. Saya dah duga dari awal baca malah agak curiga akhir cerita bakal sebuah lelucon tapi yg pasti sy tdk terlalu tertarik dgn topik
    ..yg sy suka akhir cerita memberi pencerahan dan sangat edukatif....

    BalasHapus
  24. Hahaaa.. Bagus nihh..
    Sindiran yang mengena.
    Mari kita introspeksi diri kita masing-masing, dan selalu berfikiran positif..

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju, Gan. mari kita selalu berpikiran positif :)

      Hapus
  25. Dari awal baca udah jengkel, kok bisa saya dapet link tulisan kaya gini. Dari prtama baca ga ada yg saya percaya, tp juga ga nyari tau hahaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa masuk kategori dua tuh, Gan, yang tengah-tengah he he

      Hapus
  26. manteb ceritanya. tapi ga ngaruh soalnya saya memang golput krn alasan yang lain, hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga apa-apa, Gan. itu pilihan masing-masing. thank udah mampir :)

      Hapus
  27. pencerahan banget. jawaban saya sebenarnya, saya tidak percaya peramal hehe

    BalasHapus
  28. Tulisan diatas mengingatkan kita sebagai manusia yang diberikan akal oleh NYA untuk digunakan berfikir dan selalu kritis dengan apa yang ada dan terjadi di sekitar kita. Jangan mudah menerima rumor dan info liar dan ditelan mentah2.
    Jangan sampai kita menjadi bagian dari "clicking monkey"

    Tulisan yang mencerahkan. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih, Gan. saya suka quote sampeyan :)

      Hapus
  29. Saya ambil hikmahnya, tulisan yg mencerahkan. Meskipun dari awal sudah berasa aneh. D Nggak mungkin ketauan wartawan atau minimal org di sekitaran situ pasti heboh dan lebih dulu mendahului penulis untuk salaman... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha iya, Gan. minimal harusnya ada dua yang nulis berita serupa di blog pribadinya :)

      Hapus
  30. semoga memang bisa diambil pelajaran bagi mereka yang terlalu fanatik
    media saat ini emang mengerikan

    BalasHapus
  31. Point: ngak perlu milih, indahnya kebersamaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. indahnya kebersamaan, semoga selamanya ya, gan :)

      Hapus
  32. Imajinasi yg sangat2 bagus, cuma masih mengandung bahaya untuk ke 2 ramalan tsb, bahaya bukan untuk pemilih/pendukung tapi untuk seseorang yg sekedar membaca, tanpa meneruskan tulisan selanjutnya. untuk penekanan pada saran2(tulisan2 setelah 8 pertanyaan tsb)...semua mengena dan itu sangat2 benar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Gan. apalagi pengalaman beberapa temen banyak tulisannya yang disunat orang demi tujuan tertentu sehingga maknanya jadi beda. moga tulisan ini sih nggak gitu :)

      Hapus
  33. ijin share ya mas. bagus iki blognya..

    BalasHapus
  34. dan masih ada aja yang pikirannya mandek yang komentar marah marah di postingan ini wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha... iya tuh gan. yah, namanya juga manusia :)

      Hapus
  35. Siapapun calon presidennya mereka adalah calon pemimpin yg memilki kecakapan masing2 dg impian sama yaitu indonesia beserta segala unsur di dalamnya dapat sejahtera. Tapi yang menjadi bencana bagi indonesia adalah orang-orang jahatyang berslimut dalam niatan baik capres untuk mensejahterakan nusantara. Harusnya kita telah menghayati bersama, bahwa kita hidup di tanah indonesia, lahir, hidup dan tumbuh di bumi pertiwi ini,. Indahnya bila kita saling menghargai dan mengerti isi setiap perasaan orang lain. ... apapun SARA kalian wahai saudaraku sebangsa dan setanah air, kita adalah indonesia, mari kita sama sama berusaha menjadikan bangsa kita ini menjadi bangsa yg sejahtera. Apapun cara kita, mulailah dari diri kita sendiri . Maaf ini bukan tulisan yg bermasud alay dan lebay , ataupun berniat menggurui, tapi ini adalah perasaan saudara kita yg lahir dari rahim yg sama yaitu ibu pertiwi indonesia. Wahai saudaraku, semua yg hidup di tanah ini, pahamilah bahwa bersatu kita akan kuat. # Bagimu negeri jiwa raga kami. Salam nusantara

    BalasHapus
  36. selamat, saudara telah membuat artikel untuk dibaca orang dan di komentarin. teruskan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. cerdas dalam memilih

    BalasHapus
  37. Dari Awal Saya g percaya dari tulisan ini. Kronologi dari deskripdi cerita anda sudah ketahuan Bohong. tapi salut Anda sudah membuat orang Banyak untuk belajar kristis Memahami Tulisan.

    BalasHapus
  38. Semua orng bisa menulis.
    Semua orng bisa mengarang.
    Semua orng bisa bercerita...
    Tapi tdk semua orang bisa..
    Menuangkan cerita...karangan..
    Kedalam tulisan..
    Apalagi membuat pembacanya ikut,
    Terhanyut dalam cerita tersebut..
    Anda menurut saya berhasil.
    Membuat pembaca yg trbakar emosinya
    Pembaca yg kesal,dan lain sbagainya.
    Dan di akhir cerita malah anda memberi pelajaran agar smua ikut dng apa yg anda inginkan..
    Komen saya "DUA JEMPOL" utk karya tulis anda...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih atas ulasannya, Gan :) like this

      Hapus
  39. Yang koment di sini pasti lagi ndak ada kerjaan, seperti saya di malam ini.... Salam damai, siapa pun yang jadi Presiden yang penting negeri aman dan bisa lebih makmur. Ndak penting jadi macan Asia, yang lebih penting rakyatnya makin sejahtera, tapi didukung rakyatnya yang rajin bekerja dengan jujur.. (contoh : tidak naik kendaraan melanggar aturan lalin, dst nya)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju, Gan. semoga negeri ini dan rakyatnya makin makmur siapa pun presidennya :)

      Hapus
  40. Iiih ngapain jg diselidiki segala, gak penting juga... baru baca judule aja dah gak percaya :p... tetep beda ama berita2 yg beredar kok, memberi bukti

    BalasHapus
    Balasan
    1. namanya juga bukan ujian, Gan. tujuan ngetesnya sambil having fun aja he he

      Hapus
  41. intinya saya masih termasuk dr golongan orang2 yang gak mudah percaya, sebelum mencari referensi lain.

    Ok sip. atur nuhun. (y)

    BalasHapus
  42. Tetap... Walau bagaimanapunnn,,, demokrasi itu thogutt... Haram utk dilaksanakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya hormati pilihan sampeyan. makasih udah berkunjung, Gan :)

      Hapus
  43. Weleh...weleh...weleh , mantab deh

    BalasHapus
  44. hahaha.... keren keren.. :D

    BalasHapus
  45. Bagus. Lumayan buat orang2 yg suka nyampah di fb kampanye hitam nggak jelas. Dari pihak probowo maupun jokowi. Semoga siapapun yg jadi presiden bisa membuat indonesia lebih baik, bersih, dan sejahtera utk semua pihak. Amin,

    BalasHapus
  46. Tapi pihak yg pantas sejahtera ya. Masak koruptor mau sejahtera -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, rakyat Indonesia seluruhnya yang rakyat sejahtera :)

      Hapus
  47. TAI... GUA KIRA BENERAN, MANA FOTO MAKAN2 NYA NYET ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan masalah benar ato gaknya, tapi giman menguji otak dan perilaku anda yg hanya ber isi seperti yg anda katakan (monyet yg makan tai)
      Think smart bro, jgn asal jeplak tuh mulut tar ketauan alay nya..

      Hapus
    2. Hahaha.. Ada monyet yang ketipu.. Marah marah pula.. Bukti otaknya gak kepake.. Mending dijual aja tuh otak.. Sayang sayang..

      Hapus
  48. share ijin ya gan, .. eh kebalik :)
    good untuk analisa nya

    BalasHapus
  49. Hehehe.. lelucon bernada satire... boleh juga. Tp diantara yg komen ada yg kebakar emosinya tuhh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha iya, padahal udah dibilang ini manipulasi

      Hapus
  50. ya ane gagal pertamax gan, hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha... berasa di kaskus ya, gan

      Hapus
  51. Prabowo Munafik! Mulut Prabowo Tidak Bisa di Percaya! Prabowo resmi buka rekening sumbangan kampanye dari masyarakat! http://www.akusukses.com/news/prabowo-munafik-mulut-prabowo-tidak-bisa-di-percaya-prabowo-resmi-buka-rekening-sumbangan-kampanye-dari-masyarakat/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini ngapain juga nyampah disini.. Satu lagi yg otaknya bis jual di tokomaknyus.com

      Hapus
    2. sabar nyapu sampah gak kelar-kelar seperti penyapu jalan pasti setiap hari ketemu sampah.

      Hapus
  52. Ijin re-blog gan di blog ane
    http://permatakebaikan.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan lupa dikutip sumbernya ya, gan :)

      Hapus
  53. siapapun yang jadi calon pemimpin saya berharap itu yang terbaik..!
    salam sukses,,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiiinn..... salam sukses juga :)

      Hapus
  54. manteb gan..
    cuma satu yg ane kurang sreg,
    kenapa harus ....pak kyai yang pinter meramal masa depan
    setahu ana yg hoby ngramal tu dukun
    kesian pak kyainya...namanya kecatut tuh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. namanya juga cerita bohong kontroversial lah kan biar seru. kalau dukun mah emang kerjaannya begituan.

      Hapus
    2. tul kata Santri Cirebon, saya sengaja men-settng yang nggak mungkin dilakukan kyai, supaya lebih mudah nunjukin identitas berita di sini sebagai berita manipulasi

      Hapus
  55. ya ya ya ya...
    kalau saya tetap pake azas L U B E R lahhh...
    siapapun pilihan saya.. ada didalam hati.. dan dituang tgl 9 Juli '14 nanti... Semoga berjalan dengan amaaaaaannn. amin

    BalasHapus
  56. jadi kangen pengen makan nasi jamblang

    BalasHapus
    Balasan
    1. mampir sini gan. kalau lihat nama OL sampeyan, jangan-jangan kita satu almamate nih :)

      Hapus
  57. cucok...! Kl mau disebut anak sekolahan atau orang akademis atau apalah, maka harus berfikir RASIONAL. jgn mudah menelan mentah2 segala Isu2 yg gak jelas...!

    BalasHapus
  58. ijin share, gan...

    BalasHapus
  59. Setuju gan, banyak orang yang menerima bulat - bulat berita yang berkaitan tentang naluri bertahan hidup, terutama tentang anti agama tertentu. Mudah - mudahan banyak yang bisa dipelajari dari pilpres kali ini, banyak fitnah bertebaran, tapi mudah - mudahan kita bisa memilah - milahnya.
    ijin share gan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiiin, gan.... dan semoga pilpresnya lancar jaya ga ada kerusuhan :)

      Hapus
  60. karena awal ceritanya udah aneh plus malas bacanya jadi langsung skip ke bawah, ternyata jebakkan wkwk lol

    BalasHapus
  61. bener juga gan.. tips yang baik gan buat pembaca

    BalasHapus
  62. Sebelum saya menemukan artikel ini.. sempat muncul sekelebat ide.. kalo pres dan wapresnya jokowi dan prabowo atau sebaliknya prabowo dan jokowi..

    terlepas dari alasan apapun.. dan hal itu sangat tidak mungkin.. tapi mereka lebih terlihat estetis bila dipasangkan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga setuju tuh gan kalau yang itu. sayangnya kepentingan politis susah ditebak sih ya hehe

      Hapus
  63. ga usah dipikirin, yang perlu dipikirin besok mau makan apa bos..........

    BalasHapus
    Balasan
    1. makan apa pun yang dirizkikan Allah besok gan bos he he. insya Allah ada sesedikit apa pun itu

      Hapus
  64. Mantab gan, hal ini juga yang sempet saya sampaikan ke beberapa teman saya beberapa waktu lalu. Bahwa hampir semua orang melahap berita secara mentah2 tanpa berpikir kritis untuk mencari sumber2 yang lainnya.. saya rasa tulisan agan ini sangat berguna untuk masyarakat Indonesia yang kadang terburu2 dalam menerima informasi yang kadang tidak diketahui keabsahannya... Terima kasih bbanyak gan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah-mudahan bermanfaat, amiiin... makasih dah berkunjung gan

      Hapus
  65. eeerrrr.. maaf sedikit mengecewakan.. asalnya saia percaya, hingga anda menyebutkan tokoh ke lima, yaitu Kyai Fuad.. sangatlah tidak mungkin ada 5 tokoh yang paling dikenal masyarakat berada di tempat publik, lalu anda bisa dengan bebasnya berbaur dan mengobrol dengan mereka semua..

    untuk pertanyaan 1-8, saya menjawab nya terbalik ya hanya untuk nom 1 dan tidak untuk semua pertanyaan selanjutnya (no 2-8).. mungkin akan lain halnya jika anda membuat ceritanya dengan kejadian yang lebih masuk akal.. terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. memang tidak mungkin, gan, karena kyai fuad sudah dipanggil ke hadirat-Nya. saya sengaja mencantumkan nama guru saya itu justru untuk memberi banyak "check point' yang bisa membuat pembaca curiga kalau ini rekayasa. nah, sampeyan saja curiga, berarti bagus, kan? :)

      Hapus
  66. Kemarin malah saya datang ke Ustad di Cirebon katanya Pak Jokowi beli rumah patungan sama Pak Prabowo ya.
    Cerita kroco ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha.... pada prinsipnya orang Cirebon senang membayangkan keduanya akur dalam satu atap gan, malas memikirkan hal ribet seperti sekarang ini :) saya kira warga di kota lain juga gitu, kan?

      Hapus
  67. Nice topic bang... ijin kopas yak!
    Pokoknya berprinsiplah kepada LUBER, langsung umum bebas dan rahasia

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan lupa cantuimn sumbernya ya :)

      Hapus
  68. buka ini karena di pertamax kaskus. siip lah..

    BalasHapus
  69. Cerdas!! tulisan lu gan... ijin share di pesbuk yak?? sebel ngliatin para fanatis copras capres!!!

    BalasHapus
  70. Cerdas gan.. perlu sering sering dibuat beginian, Biar pembaca berita makin cerdas

    BalasHapus
  71. tulisan yang bagus sekali berkaitan tentang pemilu ini..

    BalasHapus
  72. semoga bukan pencitraan ya gan... masyarakat sudah muak dengan black campaign dan pencitraan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini bukan pencitraan gan, ini tes he he

      Hapus
  73. membaca kritisss

    BalasHapus
  74. naiiiss..... izin share bro... buat nyadarin teman2 ane yg mulai kehilangan arahh...
    thx sebelumnyaa...

    BalasHapus
  75. Keren bgt bang.
    Antitesis bangetlah hehe.
    Ijin share ya bang

    BalasHapus
  76. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf, Gan, sampeyan beriklan tanpa permisi, jadi saya hapus :)

      Hapus
  77. wah kota kelahiran ane gan, kota udang . . .
    makan nasi jamblangnya dimana tuh ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang di sini fiktif, Gan. nasi jamblang Bu Nur aslinya di Kejaksan :)

      Hapus
  78. Ikut share ya mas. People need to read this :)

    BalasHapus